5 Teknologi Mobil Futuristik

Tak ada yang selamanya di dunia ini, termasuk di dunia otomotif. Penemuan dan inovasi yang terus bermunculan membuat kendaraan terus mengalami perubahan dari masa ke masa.
Mobil-mobil paling canggih sepuluh tahun lalu kini sudah ketinggalan zaman, baik desain maupun teknologinya. Apalagi di masa peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, perubahannya akan cepat sekali. 
Nah, berikut 5 tren yang menurut PWC, perusahaan auditor terbesar di dunia, akan mewabah di dunia otomotif.

1. Mobil listrik yang akan Mendominasi

Mobil dengan mesin berbahan bakar bensin atau solar akan segera ditinggalkan. Sebagai gantinya, pabrikan mobil akan menggunakan motor listrik. Saat ini beberapa pabrikan bahkan telah memproduksi mobil listrik dan telah menjualnya. Bisa dibilang, era mobil listrik hanya tinggal menunggu waktu. 

2. Mobil Swakemudi akan Mengambil Alih Driver

Saat ini mobil yang bisa nyetir sendiri atau autonomous car sudah mulai bermunculan. Namun mobil canggih ini baru akan mendapatkan momentum pada beberapa tahun mendatang.
Selain bisa mengemudi sendiri, mobil-mobil autonomous juga akan dibekali fitur parkir sendiri. Kalau sudah begitu, pengemudi hanya tinggal duduk manis tanpa perlu repot lagi memegang stir. Keren, ya!

3. Mobil-mobil akan saling Terkoneksi

Tak hanya elektrifikasi kendaraan dan swakemudi, tren lain yang akan muncul adalah konektivitas antara kendaraan. Jadi kendaraan-kendaraan masa depan akan saling terkoneksi, sehingga bisa meminimalisir kecelakaan.
Selain itu kendaraan-kendaraan tersebut juga akan terhubung dengan rambu lalu lintas, sehingga pelanggaran lalu lintas pun bisa ditekan.

4. Satu Mobil untuk Bersama

Tren lain yang akan menjamur adalah konsep berbagi mobil. Dengan konsep ini satu mobil bisa digunakan secara bergantian atau bersama-sama. Dengan begitu pengeluaran bisa ditekan secara maksimal. Menakjubkan bukan?.

5. Software Mobil akan diperbaharui secara Berkala

Penggunaan mobil listrik dengan segala kecanggihan di dalamnya, membuat tren di masa yang akan datang didorong oleh faktor lainnya, yaitu mobil yang diperbaharui.
Seperti halnya software yang harus diupgrade secara berkala. Di masa yang akan datang mobil juga harus diperbaharui melalui sistem teknologi yang ada di dalamnya.
Hal ini akan berpengaruh terhadap integritas atau performa mobil tersebut.